Cara dan Teknik Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce
Cara Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce - ruanggadged.com, Apa itu Brute Force? Brute Force (Serangan Brutal) adalah sebuah teknik serangan terhadap sebuah sistem keamanan komputer yang menggunakan percobaan terhadap semua kunci yang mungkin. Pendekatan ini pada awalnya merujuk pada sebuah program komputer yang mengandalkan kekuatan pemrosesan komputer.
Atau kata lain Tehnik Hacking Brute Force adalah salah satu teknik hacking untuk meretas password sebuah server, jaringan, atau host, dengan cara mencoba semua kemungkinan kombinasi password yang ada pada wordlist atau “kamus password”.
Dunia Hacking memang sangat luas dan penuh dengan misteri. Apa Anda tertarik dengan Dunia Hacking? Mejadi Hacking atau Hacker memang tidak mudah, harus bisa menguasai sistim komputer dan Jaringan. Nah, kali ini saya akan membahas mengenai Tehnik Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce yang bisa Anda simak berikut ini.
Di lingkungan yang aman, DNS brute force cenderung menjadi cara terbaik dalam menentukan host mana yang di gunakan di IP space yang kita ketahui. Kali Linux berisi beberapa tool yang memenuhi kebutuhan ini. Kita akan membahas Fierce, dibuat oleh RSnake, yang cepat dan efisien pada DNS brute force.
Ini akan dimulai dengan menentukan alamat IP domain, mencari name server yang terkait, dan kemudian bekerja melalui daftar kata kamus Anda. Tool ini memasok daftar kata contoh yang bisa digunakan untuk pengujian, namun Anda harus mengganti atau menambahkannya dengan kata-kata kamus yang lebih spesifik untuk kebutuhan Anda.
Cara Penggunaan Fierce secara Default
Di Kali Linux, kita cukup membuka terminal dan menjalankan perintah. Misalnya fierce-h. Untuk menjalankannya minimal dapat menggunakan perintah seperti fierce -dns example.com. Setelah melakukan perintah menggunakan fierce -dns example.com, hasilnya cukup banyak yang ditampilkan, kira-kira seperti dibawah ini:
DNS Servers for example.com:
Unsuccessful in zone transfer (it was worth a shot)
Okay, trying the good old fashioned way brute force
Checking for Wildcard DNS
Beberapa domain termasuk catatan DNS wildcard. Ini akan menyebabkan subdomain yang Anda gunakan untuk diselesaikan terlepas dari apakah itu ada atau tidak. Dalam kasus ini, tidak ada entri DNS wildcard yang ditemukan.
Jumlah tes yang dijalankan akan ditentukan oleh beberapa banyak kata dalam daftar kata yang Anda berikan. Karena saya tidak menentukan daftar mana yang akan digunakan dalah contoh diatas, hosts.txt, yang berada di direktori/usr/share/fierce di Kali Linux, akan diguakan secara default.
Jika Fierce berhasil melakukan zone transfer, maka kita dapat meihat bahwa fierce menunjukkan bahwa konfigurasi DNS server tersebut salah, sehingga memungkinkan terjadinya zone transfer. Zone transfer AXFR tidak dianurkan untuk dibuka dalam situasi apapun.
Nah, demikianlah ulasan mengenai Cara dan Tehnik Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semuanya. Terima kasih!
Atau kata lain Tehnik Hacking Brute Force adalah salah satu teknik hacking untuk meretas password sebuah server, jaringan, atau host, dengan cara mencoba semua kemungkinan kombinasi password yang ada pada wordlist atau “kamus password”.

Dunia Hacking memang sangat luas dan penuh dengan misteri. Apa Anda tertarik dengan Dunia Hacking? Mejadi Hacking atau Hacker memang tidak mudah, harus bisa menguasai sistim komputer dan Jaringan. Nah, kali ini saya akan membahas mengenai Tehnik Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce yang bisa Anda simak berikut ini.
Di lingkungan yang aman, DNS brute force cenderung menjadi cara terbaik dalam menentukan host mana yang di gunakan di IP space yang kita ketahui. Kali Linux berisi beberapa tool yang memenuhi kebutuhan ini. Kita akan membahas Fierce, dibuat oleh RSnake, yang cepat dan efisien pada DNS brute force.
Ini akan dimulai dengan menentukan alamat IP domain, mencari name server yang terkait, dan kemudian bekerja melalui daftar kata kamus Anda. Tool ini memasok daftar kata contoh yang bisa digunakan untuk pengujian, namun Anda harus mengganti atau menambahkannya dengan kata-kata kamus yang lebih spesifik untuk kebutuhan Anda.
Cara Penggunaan Fierce secara Default
Di Kali Linux, kita cukup membuka terminal dan menjalankan perintah. Misalnya fierce-h. Untuk menjalankannya minimal dapat menggunakan perintah seperti fierce -dns example.com. Setelah melakukan perintah menggunakan fierce -dns example.com, hasilnya cukup banyak yang ditampilkan, kira-kira seperti dibawah ini:
DNS Servers for example.com:
- a.iana-servers.net
- b.iana-servers.net
- Trying Zone Tranfers first.
- Testing a.iana-servers.net
- Request timed out or transfer not allowed
Unsuccessful in zone transfer (it was worth a shot)
Okay, trying the good old fashioned way brute force
Checking for Wildcard DNS
- Nope. Good.
- Now performing 2280 test (s)
- 36.86.63.182 0.example.com
- 36.86.63.182 01.example.com
- 36.86.63.182 02.example.com
- 36.86.63.182 03.example.com
- 36.86.63.182 1.example.com
- 36.86.63.182 10.example.com
- Dan seterusnya.
Beberapa domain termasuk catatan DNS wildcard. Ini akan menyebabkan subdomain yang Anda gunakan untuk diselesaikan terlepas dari apakah itu ada atau tidak. Dalam kasus ini, tidak ada entri DNS wildcard yang ditemukan.
Jumlah tes yang dijalankan akan ditentukan oleh beberapa banyak kata dalam daftar kata yang Anda berikan. Karena saya tidak menentukan daftar mana yang akan digunakan dalah contoh diatas, hosts.txt, yang berada di direktori/usr/share/fierce di Kali Linux, akan diguakan secara default.
Jika Fierce berhasil melakukan zone transfer, maka kita dapat meihat bahwa fierce menunjukkan bahwa konfigurasi DNS server tersebut salah, sehingga memungkinkan terjadinya zone transfer. Zone transfer AXFR tidak dianurkan untuk dibuka dalam situasi apapun.
Nah, demikianlah ulasan mengenai Cara dan Tehnik Hacking DNS Brute Force Menggunakan Fierce, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semuanya. Terima kasih!